Global.or.id, Kotabaru Kalimantan Selatan. – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Kasubbag Perencanaan, Muhammad Riduansyah mewakili Kepala Dinkes Kabupaten Kotabaru, Selasa, 27-10-2026.di- Kotabaru Kalsel.
Rakoor dibuka Kasubbag Dinas Kesehatan (Diskes) Perencanaan, Muhammad Riduansyah mewakili Kepala Dinkes, dihadiri seluruh Kabid serta Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkup Dinkes Kabupaten Kotabaru, Kepala Puskesmas, Tim Pengelola BOK Puskesmas dan Narasumber.
Rakoor bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman regulasi terbaru mengenai kebijakan BOK T.A 2027 agar tidak terjadi kesalahan atau ketertinggalan dalam pengusulan.
Ketepatan Sasaran dan Daya Ungkit.
Memastikan usulan program dan kegiatan disusun berdasarkan data serta kebutuhan real masyarakat; sehingga anggaran BOK benar-benar memiliki daya ungkit terhadap prioritas nasional seperti; transformasi layanan primer, promotif-preventif, gizi/stunting, imunisasi, dan pengendalian penyakit.
Muhammad Riduansyah mengatakan, dalam mendukung pelaksanaan pelayanan primer tersebut Pemerintah menyediakan alokasi DAK Non Fisik bidang BOK dan bertujuan untuk memastikan layananan Kesehatan dasar dapat menjangkau seluruh lapisan masysrakat secara merata, berkualitas dan berkelanjutan.
“Saya berharap seluruh peserta rapat dapat memanfaatkan forum koordinasi ini secara aktif dan konstruktif. Berikan masukan, lakukan diskusi yang mendalam dan selesaikan kendala-kendala teknis perencanaan secara bersama-sama,” ucap Kesubbag Perencanaan.
Muhammad Riduansyah, ia mengatakan, yang penting di Rakoor perencanaan BOK T.A 2027 seperti keselarasan prioritas Nasional dan Daerah, perencanaan berbasis data, akutabilitas dan kepatuhan pelaporan, sinergi dan integrasi, tutupnya. * (Sfd).






