*BENGALON, http://GLOBAL.OR.ID* – Jembatan Lembak yang terletak di Desa Sepaso Induk dan Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, saat ini dalam kondisi rusak parah. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung antar kecamatan dan vital bagi mobilitas warga.

 

Kerusakan tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Sempat ada aksi demo dari berbagai LSM di Kecamatan Bengalon yang menuntut perbaikan. Perbaikan pun pernah dilakukan, namun tidak bertahan lama.

“Cuma beberapa minggu setelah diperbaiki, jembatannya rusak lagi. Malah sekarang lebih parah dari sebelumnya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya kepada http://GLOBAL.OR.ID, Minggu (17/8/2026).

 

Dilewati Kendaraan Overload

Menurut warga, salah satu penyebab cepat rusaknya jembatan adalah dilintasinya kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas yang dianjurkan pemerintah.

 

“Jembatan ini dilewati kendaraan bermuatan di atas 30 ton ke atas. Padahal itu sudah melebihi kapasitas yang dianjurkan. Kami berharap pemerintah lebih produktif dalam hal infrastruktur jembatan,” ucapnya.

 

Desakan Perbaikan Permanen

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara permanen, bukan sekadar tambal sulam. Mengingat jembatan ini adalah satu-satunya penghubung antar kecamatan, kelumpuhan akses dikhawatirkan akan berdampak pada ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR maupun pihak terkait lainnya mengenai rencana penanganan Jembatan Lembak.

 

*Reporter: Tim http://GLOBAL.OR.ID Bengalon*

*Editor: [Arya Rusdi]*