Keterangan Foto: *Tiga Srikandi DPW Punggawa Kaesang Kaltim (dari kiri) Dyah Triyeni, S.E (Sekretaris), Siti Sabrah, http://A.Md. (Ketua), dan Tuty Subagiyarti (Bendahara) dalam balutan adat Dayak Kaltim. Foto: Dok. DPW Punggawa Kaesang Kaltim_
*Global.or.id, SAMARINDA –* Semangat persatuan dan pengabdian budaya mengemuka dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Punggawa Kaesang Kalimantan Timur. Tiga srikandi tangguh, Siti Sabrah,A.Md. (Ketua), Dyah Triyeni, S.E. (Sekretaris), dan Tuty Subagiyarti (Bendahara) tampil dalam balutan busana adat Dayak, menegaskan komitmen untuk mengabdi bagi Kaltim dan mengawal Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk Indonesia.
Pesan soliditas itu disampaikan melalui poster resmi DPW Kaltim dengan semboyan _”Jangan Pernah Menyerah, Tetap Solid Punggawa Yang Setia, Bekerja Dengan Hati Untuk Kebaikan Bersama. Tuhan Memberkati Perjuangan Kita. SEMANGAT PAGI…”_
Ketua DPW Punggawa Kaesang Kaltim, Siti Sabrah, A.Md. menegaskan, kehadiran Srikandi Punggawa Kaesang bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari semangat organisasi yang berakar pada budaya lokal namun visioner dalam pembangunan nasional.
> “Kami adalah Srikandi Punggawa Kaesang. Mengabdi untuk Kaltim, Mengawal IKN untuk Indonesia. Prinsip kami jelas: Bersatu Dalam Budaya, Solid Dalam Pengabdian. DPW Kalimantan Timur harus Kuat, Bijak, dan Setia,” ujar Siti Sabrah kepada http://global.or.id, Jumat (10/10/2026).
Menurutnya, IKN yang berada di wilayah Kalimantan Timur adalah tanggung jawab moral seluruh masyarakat Kaltim untuk dikawal bersama. Punggawa Kaesang sebagai organisasi pendukung Kaesang Pangarep memiliki peran strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat lokal dengan agenda pembangunan nasional.
Sementara itu, Sekretaris DPW, Dyah Triyeni, S.E. menambahkan, kekuatan DPW Kaltim terletak pada soliditas internal dan kerja dengan hati.
“Kami bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kebaikan bersama. Ketika kami memakai baju adat Dayak dengan hiasan burung Enggang, itu adalah pesan bahwa pembangunan IKN tidak boleh meninggalkan jati diri budaya Kalimantan,” jelasnya.
Bendahara DPW, Tuty Subagiyarti, turut menegaskan pentingnya peran perempuan dalam organisasi. Ia menyebut Tiga Srikandi ini sebagai simbol ketangguhan perempuan Kaltim yang siap berada di garda terdepan.
Visual dalam poster tersebut dinilai sarat makna. Latar Sungai Mahakam, Jembatan Mahakam, Rumah Lamin, Patung Garuda IKN, dan burung Enggang yang terbang menggambarkan sinergi antara alam, budaya, dan masa depan Indonesia.
DPW Punggawa Kaesang Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Siti Sabrah http://A.Md. bersama jajaran pengurus lainnya terus melakukan konsolidasi hingga tingkat DPD dan DPC se-Kaltim. Dengan tagline *KUAT • BIJAK • SETIA*, organisasi ini menargetkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan IKN.
*Penulis: Tim Redaksi http://global.or.id*
*Editor: Arya Rusdi*






